1. Pengantar Lingkungan Operasional API
Syarat Layanan (TOS) ini adalah panduan dan instrumen teknis legal yang mengatur tata cara Anda mengakses antarmuka sistem backend (API) Rental WhatsApp. Layanan ini dirancang khusus untuk _Developer_, _Software Engineer_, maupun pemilik bisnis yang ingin mengotomatiskan jalur komunikasi. Dengan mengintegrasikan sistem Anda menggunakan *endpoint* API kami, Anda setuju untuk mematuhi pembatasan teknis dan praktik pengembangan perangkat lunak yang aman (Secure Software Development).
2. Lisensi Akses, Hak Kekayaan Intelektual, dan API Token
Selama akun Anda dalam masa aktif berlangganan, Rental WhatsApp memberikan Anda lisensi yang terbatas, tidak eksklusif, tidak dapat dipindahtangankan, dan dapat dibatalkan kapan saja untuk mengakses infrastruktur API semata-mata guna keperluan integrasi sistem internal maupun komersial Anda. Segala aset intelektual yang menyangkut dokumentasi API, *source code* platform, desain dasbor, dan algoritma *routing* pesan tetap merupakan properti eksklusif milik Rental WhatsApp.
Akses ke API mewajibkan otentikasi melalui API Token. Anda bertanggung jawab penuh atas penyimpanan rahasia API Token. Dilarang keras menanamkan (*hardcode*) API Token secara terbuka pada aplikasi berbasis *client-side* (misalnya: file JavaScript di browser atau aplikasi Android (*APK*) yang mudah di-decompile) di mana token tersebut dapat diekstraksi oleh publik. Kebocoran kuota pesan akibat *token hijacking* sepenuhnya adalah kelalaian Pengguna.
3. Pembatasan Teknis (Rate Limiting & Throttling)
Stabilitas infrastruktur kami adalah hal krusial demi memastikan ribuan perangkat (*devices*) Pengguna beroperasi secara paralel tanpa *bottleneck*. Oleh karena itu, Rental WhatsApp menerapkan kebijakan Rate Limiting yang agresif namun adil:
- API kami bukan sistem *Broadcasting* berkecepatan tinggi tingkat operator. Mengingat API berinteraksi langsung dengan *Device* WhatsApp Anda, kecepatan maksimal dibatasi oleh latensi jaringan seluler *Device* Anda.
- Anda diwajibkan untuk menanamkan mekanisme Delay (waktu jeda) atau teknik Queueing pada kode aplikasi Anda saat mengirim antrean pesan secara massal. Jeda yang disarankan adalah minimal 3-5 detik antar pesan.
- Jika server kami mendeteksi *flood* API yang melebihi batas wajar (misalnya ribuan *request* API dikirimkan dalam 1 detik secara terus-menerus), sistem *Firewall* (Rate Limiter) kami akan merespons dengan HTTP Status Code
429 Too Many Requests. - Aktivitas *spamming* ke endpoint API secara persisten berpotensi memicu suspensi sementara secara otomatis pada IP Address server *Client* Anda oleh sistem pengaman infrastruktur kami.
4. Ketersediaan Layanan (Service Level Agreement - SLA)
Kami menggunakan infrastruktur *Cloud Server* spesifikasi tinggi untuk mencapai target waktu operasi (*uptime*) komersial sebesar 99% dalam sebulan kalender. Kendati demikian, kami tidak memberikan ganti rugi SLA (*SLA credits*) dalam bentuk finansial atas segala *downtime* (waktu tidak aktif). Harap dicatat bahwa "Ketersediaan Server API" adalah hal yang sama sekali berbeda dengan "Status Online Perangkat WhatsApp Anda". Pemutusan koneksi, baterai ponsel Pengguna yang habis, jaringan internet Pengguna yang tidak stabil, atau pembaruan (update) besar dari sistem WhatsApp / Meta Platforms Inc., adalah faktor-faktor eksternal mutlak yang sepenuhnya berada di luar kendali dan batas tanggung jawab (SLA) Rental WhatsApp.
5. Penggunaan Webhook (Callback)
Kami memfasilitasi pengiriman balik data secara *real-time* ke server Pengguna melalui mekanisme Webhook (misal: saat menerima pesan baru). Terkait penggunaan Webhook:
- Server tujuan Webhook yang Anda daftarkan WAJIB mampu memproses beban *request* (payload) dan mengembalikan respon HTTP Status Code
200 OKdengan sangat cepat (di bawah 3 detik). - Jika *URL Webhook* Anda merespons lambat (Timeout), sering menghasilkan
500 Internal Server Error, atau server tujuan sedang mati (Offline), sistem kami mungkin akan menghapus sementara integrasi Webhook Anda secara otomatis untuk mencegah beban tersumbat (*backlog*) di sisi server antrean (Queue Worker) kami. - Sangat direkomendasikan untuk menerapkan skema pengamanan titik akhir Webhook (seperti *Secret Key* / verifikasi IP) guna memastikan data payload murni berasal dari server resmi Rental WhatsApp dan bukan *request* palsu (*spoofing*) dari pihak tidak bertanggung jawab.
6. Penafian Pemblokiran dan Kepemilikan Data WhatsApp
Mengingat integrasi API ini memodifikasi interaksi dengan server Meta Platforms, Inc., sangat penting bagi Anda selaku Developer untuk menyadari hal berikut:
- Integritas dan Tanggung Jawab Data: Kami tidak melakukan intervensi terhadap data (payload) yang Anda kirimkan. Segala data yang diproses, dikirim, atau diterima dari WhatsApp bukan menjadi tanggung jawab Rental WhatsApp. Data tersebut sepenuhnya berada di bawah kendali, kepemilikan, dan tanggung jawab hukum Anda.
- Risiko Banned WhatsApp: API kami bertindak sebagai fasilitator komunikasi yang berisiko memicu pemicu anti-spam otomatis WhatsApp. Pemblokiran nomor (banned) oleh WhatsApp bukan menjadi tanggung jawab Rental WhatsApp. Kami tidak memberikan *support* atau jalur banding kepada pihak Meta jika *device* Anda terblokir. Anda menggunakan API ini secara utuh atas risiko Anda sendiri (at your own risk).
7. Pemeliharaan Sistem, Perubahan Endpoint (Deprecation), dan Modifikasi Layanan
Perusahaan berhak melakukan modifikasi struktural pada titik akhir API (endpoint), *payload requests/responses*, maupun batas *rate limit* kapan saja. Untuk pembaruan besar yang berpotensi merusak fungsionalitas versi lama (*Breaking Changes*), kami akan memberikan informasi awal (*notice*) setidaknya 7-14 hari sebelum hari pelaksanaan melalui email, grup komunitas, atau pengumuman dasbor (kecuali pembaruan bersifat darurat atau *Critical Security Patch*). Anda dituntut untuk terus memantau Dokumentasi API yang disediakan pada menu "API Docs" di dasbor untuk memastikan kesesuaian sistem Anda.